Salam hormat saya sbg generasi yg baru tumbuh, saya br lulus S1 Komputer 2 thn lalu, saat ini mencoba bisnis di bidang komputer. Orang di amrik sono berani pasang label made in Indonesia, di tempat saya ada rekan yg nawarin barang bagus pc made in Indonesia dgn harga murah, jaminan purna jual langsung dari pabrik, bukan dari distro lagi, spesifikasi keren dan komponen handal, dikalahkan oleh panitia pengadaan komputer dgn alasan karena mereka mau yg buatan luar. Saat di compalin dgn surat sanggahan resmi dan ditunjukkan peraturan yg mendukung industri dalam negeri, mereka menjawab bahwa spesifikasi kelewat rendah, karena mereka minta pentium 4/3.0 ghz, yg ditawarkan C2D 2,4ghz, bikin lagi sanggah banding, bahwa speed bukan pedoman lg, disertai referensi matrix table dari Intel, mereka berkelit lagi, ada bagian di surat yg salah menyebutkan lokasi delivery, ujung2nya ketahuan klo mereka memang maunya yg ada merk bikinan luar, karena memvonis bikin lokal barang jelek. mestinya diapakan ya pejabat yg seperti ini Pak ?
August 16th, 2008 at 7:22 pm
Salam hormat saya sbg generasi yg baru tumbuh, saya br lulus S1 Komputer 2 thn lalu, saat ini mencoba bisnis di bidang komputer. Orang di amrik sono berani pasang label made in Indonesia, di tempat saya ada rekan yg nawarin barang bagus pc made in Indonesia dgn harga murah, jaminan purna jual langsung dari pabrik, bukan dari distro lagi, spesifikasi keren dan komponen handal, dikalahkan oleh panitia pengadaan komputer dgn alasan karena mereka mau yg buatan luar. Saat di compalin dgn surat sanggahan resmi dan ditunjukkan peraturan yg mendukung industri dalam negeri, mereka menjawab bahwa spesifikasi kelewat rendah, karena mereka minta pentium 4/3.0 ghz, yg ditawarkan C2D 2,4ghz, bikin lagi sanggah banding, bahwa speed bukan pedoman lg, disertai referensi matrix table dari Intel, mereka berkelit lagi, ada bagian di surat yg salah menyebutkan lokasi delivery, ujung2nya ketahuan klo mereka memang maunya yg ada merk bikinan luar, karena memvonis bikin lokal barang jelek. mestinya diapakan ya pejabat yg seperti ini Pak ?