PT REALTA CHAKRADARMA (Back to Home)
Home Our Solutions About Us News & Events Partners Careers Opportunity Contact Us

Masa Depan dan Pengalaman Perjalanan ke USA

Untuk menghadiri upacara perkawinan seorang keponakan yang tinggal di Dallas TX, sebelum lebaran bersama keluarga, kami pergi ke USA, kembali tanggal 12 Sep yang lalu.
Nampaknya perjalanan yang panjang, masih bisa dinikmati, meski tidak duduk dikelas business. SQ masih salah satu airlines yang bisa dinikmati, karena mereka tidak mungkin hidup dari “domestic flights”, maka mereka telah berusaha menjadi yang terbaik untuk semua international flights nya. Apalagi untuk perjalanan panjang ke benua Amerika dan Eropa.
Pesawat A380 memang mutakhir, duduk di upper deck, window seat, menurut saya nyaman. Jumlah penumpang economy di upper deck sedikit, sehingga pelayanan menjadi lebih baik.
Kalau Garuda mau terbang ke Amerika, jangan tanggung2, harus punya beberapa penerbangan setiap hari, misalnya satu ke LA lewat Hawai, ke SF lewat Taipei, satu ke NY lewat Narita, kemudian diberikan class “Super economy”, yang tempat duduknya lebih lebar dari economy, mungkin pakai saja seats first / business domestic yang biasa dipakai, sdh lebih comfortable untuk penerbangan yang cukup jauh. Saya yakin akan penuh, meski dengan harga sedikit diatas economy SQ. Tapi tentunya Pak Elisa Lumbantoruan, rekan dibidang IT yang sekarang berkiprah di Garuda, beserta para ahli di Garuda yang dapat memastikan apakah idea saya diatas benar atau salah.

DI USA sendiri, masyarakat masih merasa “tanda tanya” akan masa depan perekonomian mereka. Presiden Obama berpidato dan membuat berbagai keputusan yang diharapkan akan membantu peningkatan lapangan kerja. Obama Economic stimulus package kali ini $447 bn. Nilai yang gede sekali. Seperti biasa ada yang pro dan contra. Hasil akhirnya nanti bagaimana? Bagaimana nanti !

Saya sempat melihat acara show dari Pat Boone di Leisure World, Seal Beach CA, di daerah dimana kakak saya bertempat tinggal.
Pat Boone lahir tahun 1934. juga menyebut tentang perekonomian USA yang tanda tanya. Tentu nyanyian dan suaranya sudah tidak sebagus dulu, saat April Love dan Bernardine, sedang jadi Top Hit, tapi masih produktif dengan menyanyikan lagu2 rohani dan membuat berbagai album baru.
Show masih menarik, dibantu dengan rekaman2 dari acara radio, tv, film dan berbagai show yang lama2, diberi komentar yang bebas oleh Pat Boone sendiri, sehingga cukup menggembirakan. Pat Boone, terkenal setia dalam perkawainannya, sang istri juga hadir dalam acara show. Dia memang idak seperti banyak bintang Hollywood yang tidak langgeng kehidupan perkawinannya. Sudah punya 16 cucu (kalau saya tidak salah dengar), dari 4 anak, dan tahun ini, sudah mendapat buyut.

Saya sendiri ingin dan mau mengajak anda semuanya, jangan berhenti berkarya dan memberikan kemampuan serta men dharma baktikan kompetensi anda, demi kepentingan orang banyak, di usia kapan saja.
Apalagi bagi yang masih muda dan berkembang. Terus berjuang, jangan putus asa tapi terus berbuat yang terbaik bagi diri anda sendiri, bagi keluarga, bagi saudara dan handai taulan. Bagi Bangsa dan Negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Supaya di Indonesia jangan semakin besar “tanda tanya” nya…. Mau kemana NKRI kita ini, sebaiknya harus benar2 terjadi “besok harus lebih baik dari hari ini”….!!!

Salam hormat, G Hidayat Tjokrodjojo

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432H

Selamat Hari Raya IdulFitri, Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Wah, tahun 2011, terasa cepat sekali berlalunya…. Bagaimana dengan saudara2 sekalian ? Anda juga merasakan demikian ?
Waktu terasa cepat berlalu, mungkin karena selama ini banyak kegiatan, mengalami berbagai keadaan yang membawa kebahagiaan, serta tentunya karena terasa masih banyak hal, yang harus dilaksanakan dan berbagai harapan yang belum dapat kita capai.
Ini sekarang sudah diakhir kwartal ke 3, memasuki kwartal ke 4. Masih banyak rencana untuk dikerjakan dan diselesaikan tahun ini.

Produk Piranti Lunak ciptaan Realta, semua sedang dikembangkan dengan fitur baru. Memasuki teknologi “cloud computing”. Meski masih tetap bersifat “Hybrid”. Hal ini disebabkan karena pelayanan internet yang belum sepenuhnya memenuhi standar. Kami siapkan sedemikian rupa, agar sistim secara keseluruhan, tidak mengalami masalah, bila pelayanan internet mengalami gangguan. Terimakasih kepada rekan dan segenap jajaran di PT Realta Chakradarma yang sedang “ngebut” dan tekun melaksanakannya.

Para pelanggan “Rhapsody”, dibidang hospitality business; Para pemakai Sistim HRM, “SIAP+P”; maupun untuk accounting dan distribution, “SAKTI V9”; Aplikasi CRM, yaitu “HEAT” dan “GOLDMINE”; termasuk “BIMASAKTI” yang untuk pengelolaan building management, akan segera diberitahukan mengenai update yang akan diterapkan untuk masing2 aplikasi dan modul.
Untuk para pemakai ERP Software dari INFOR, yaitu “ERP Ln”, selain migrate ke versi yang paling mutakhir, juga akan menikmati berbagai fitur baru dari INFOR.
PT Realta Chakradarma dan PT Bisnis Sistem Indonesia, tetap akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi semua pelanggan kita.

Saya tunggu, usulan dan komentar saudara2 pembaca Blog ini, agar sama-sama kita dapat mengembangkan kemajuan pembuatan Piranti Lunak di Indonesia. Ini merupakan bagian dari usaha pemerintah untuk mengembangkan “Industri Kreatif”. Terimakasih atas perkenan anda membaca dan memberikan komentar atas tulisan saya ini.
Semoga Tuhan YME selalu memberi Berkat dan Rachmat dan keberhasilan unutu semua usaha kita….

Salam hormat kami, G Hidayat Tjokrodjojo

Cloud Computing

Cloud Computing, memang masih tanda tanya, apalagi karena baru baru ini, seru dibahas tentang “wikileaks”….

Bagi Realta, aplikasi system hospitality atau property management, untuk perhotelan, “Rhapsody” dan “Hotelite”, kemudian juga produk kami system absensi, personalia dan penggajian (Attendance, Payroll and Personnel) untuk human resource dept, yang diberi nama “SIAP+P” , maupun Sistim akuntansi komputer terpadu Indonesia, “SAKTI” yang dipergunakan untuk mengolah proses distribusi dan accounting, sudah mulai disiapkan untuk menjadi cloud computing application.

Kalau waktunya tiba dan Cloud Computing menjadi populer, infrastruktur internet semakin cepat dan murah, dan konsep ini diterima oleh masyarakat, kami akan siap memberikan solusi, sesuai permintaan atau “market demand”.

Bagaimana menurut anda ? Saat sekarang, dikota besar memang sudah bisa diterapkan, tapi kalau infrastruktur dan fasilitas komunikasi internet masih “ndut-ndutan”, memang sulit untuk menerapkan Cloud Computing.

Mau tidak mau infrastruktur ICT bagi negara seperti Indonesia, yang hanya satu satunya di dunia, memang sangat membutuh fasilitas “Palapa Ring”. Pemerintah NKRI, seyogyanya harus menyediakannya, sehingga fasilitas ini dapat dinikmati oleh semua yang membutuhkannya di negeri ini.

Tahun depan, Realta tetap akan memberi solusi dibidang CRM dan Help Desk, ini juga sudah semakin siap untuk diterapkan secara “Cloud Computing”.

Jadi saya kira pada akhirnya nanti kita akan menikmati “cloud Computing” yang akan membantu tercapainya “Green ICT“.

Kapan ? Menurut anda kapan ???

Anyway, kalau anda membutuhkan Cloud Computing, hubungi kami segera. nanti kami cerita lebih lanjut mengenai CORDYS dan apa saja yang anda dapatkan bila memakai CORDYS……… 

Jakarta,00:00 Desember 15, 2010

Kena Hacked….. Hilang semua posting blog saya

Saudara, karena WordPress tidak di update dengan versi terakhir, blog saya kena hacked.

Saat mau membersihkan, blog postings saya malah terhapus.  Sementara itu ada beberapa comments yang belum di approved, sekarang sudah saya approved, bisa anda baca, meski tulisan saya sdh tidak nampak lagi. Postingsaya yang tertinggal, rupanya yang saya tulis diawal saya mulai membuat blog, yaitu ditahun 2006.

Cepat juga ya jaman berlalu …kini sudah diakhir 2010 dan kita segera memasuki tahun 2011. Semoga ditahun mendatang saya lebih semangat menulis di Blog saya ini.  Demikian juga lebih banyak yang baca dan kasih comments.

Bagaimana perkiraan bisnis TIK di Indonesia ditahun 2011 nanti ? Saya mengharap akan semakin baik, meskipun itu juga berarti semakin banyak kompetisi bagi pt Realta Chakradarma dan pt Bisnis Sistem Indonesia. Segenap jajaran di Realta dan di PTBSI, harus bekerja lebih tekun, penuh perhatian dan senantiasa mengikuti perkembangan terakhir.

Jangan lengah, nanti seperti blog saya, kena hacked…… Saudara, semoga ditahun 2011, semua menjadi lebih baik bagi kita semua.

Selamat malam, besok banyak kegiatan….. seperti biasa, menjelang akhir tahun banyak yang harus dilaksanakan, termasuk memikirkan pekerjaan yang harus segera diselesaikan, liburan yang ingin dilaksanakan karena anak saya Rizaldi ada di Jakarta.

Dan kini ada kegiatan baru, Bahagia menimang cucu kami: Annika Katya Tjokrodjojo, yang nanti tanggal 25 Des genap berumur dua bulan…..

Jakarta, 23:23 wib 14 Des 2010

Paradox

Paradox itu benar. 

Yang sederhana saja, kalau punya sumur dan kemarau seperti sekarang, kita hemat airnya, tidak bagi2 ke tetangga, airnya malah “rusak” berbau dan lain sebagainya. 

Siapa bawa kamera paling bagus saat piknik, maka ybs akan paling sedikit difoto. 

Masih banyak pikiran paradox yang lain. 

 

Indonesia ini sangat minim menerapkan / meng enforced “System & Procedures” serta Standards. 

 

Yang lucu: saya nginap di Wisma Remaja di Puncak, dikelola oleh Gereja; cukup bagus penataan gedung dan kebunnya tapi Toilet dipasang sangat mepet ketembok, sehingga kalau duduk diatasnya ngak bisa lurus ngadep kedepan, kaki mepet kena tembok yang notabene ada kran airnya …… Sedang jelas masang toilet khan ada ukuran standardnya. 

 “Penerapan System yang baku dan memakai Standards” kedengarannya seperti mengekang dan menghambat kemajuan. Tapi sebenarnya kalau saja system dan standard ini dianut dengan baik, kemajuan Indonesia akan jauh lebih pesat. 

Korupsi pun akan berkurang. Kalau spec harga dan deliveries sudah standard, tidak bisa di curi dan dikorbankan, pasti sulit utk dikorupsi !

 

Itu paradoks ? 

World Cup

Saya sendiri bukan seorang yang “hobby” dengan sepak bola. Tapi nonton pertandingan yang “kelas dunia” memang asyik. Karena diadakan di Eropa, kita yang di Indonesia banyak yang “kurang tidur”; Dengan segala konsekwensi dan akibatnya disaat  jam kerja.

Bagi yang senang taruhan dan ikut dalam berbagai cara bertaruh, pasti ada yang menang dan yang kalah. Semoga tidak sampai ada yang bangkrut. Saya kalah “banyak” dan bayar dengan kripik KUSUKA  ke kawan-kawan Rotary Club. Tapi sopir saya rupanya mempertaruhkan sachet kopi “kapal api”. Ada yang kalah 10 bungkus atau menang 15 bungkus … dan setiap hari rupanya sachet itu pindah tangan ?

Tahukah anda mengapa kok bertaruh dengan sachet kopi kapal api ? Rupanya mereka mengharapkan dalam salah satu sachet yang mereka menangkan ada “sticker” hadiah motor dan uang jutaan ….

Good idea juga ya ?

Thanks God it’s Friday and let’s enjoy the world cup final game ……….

Salam, Hidayat Tjokrodjojo

BLUE PRINT “TELEMATIKA” INDONESIA

Pertama-tama saya ingin mengajak seluruh bangsa Indonesia, untuk mengenal satu kata yang baku yaitu “TELEMATIKA”. Makna dan artinya adalah ”telekomunikasi, komunikasi dan informasi, multi media dan penyiaran”. Bahasa Inggrisnya  ”Telematika” ya “Telematika”, ini nama atau istilah baku dan bukan untuk diterjemahkan ke bahasa lainnya. Sama saja “Hidayat” dalam bahasa apa saja tentu tetap “Hidayat”.

Beberapa waktu ini saya dan beberapa rekan di komunitas Telematika Indonesia, sedang gundah, karena proses perkembangan dan pemanfaatan Telematika di indonesia tidak seperti yang kita harapkan.

Seharusnya dasar untuk melangkah maju diatur dalam suatu rencana strategis yang sering kita sebut dengan “BLUE PRINT”.  Ditingkat tertinggi, seharusnya President Republik Indonesia, menetapkan “Blue Print Telematika Nasional”. meski global dan macro, tapi harus jelas & dapat dimengerti oleh semua Departemen dan Kementerian, Pejabat Tinggi dan semua Lembaga Negara, apa yang ingin dicapai dengan cara apa dan mana yang menjadi prioritas utama. Jelas pula pembagian tanggung jawabnya, besarnya dana yang diperlukan dan apa peran masyarakat dan komunitas Telematika dalam pelaksanaannya. 

Dari blue print tingkat nasional ini, kemudian masing-masing departemen dan kementerian, lembaga-lembaga dan pemerintah daerah, menguraikannya menjadi rencana strategis masing2. Selanjutnya disusun jadi rencana kerja yang terperinci, tapi hasil akhirnya tetap mengacu pada Blue Print Telematika Nasional.

Seperti sebuah Piramid, direncanakan dari atas kebawah, kemudian dilaksanakan pembangunannya dari bawah keatas.

Saat ini blue print telematika dibuat oleh semua-nya saja. Masing-masing Departemen dan Kementerian serta Lembaga membuat blue print, malah mungkin setiap Propinsi dan di Ibu Kota dan Kota Besar, maupun  ditingkat  Kabupaten, membuat blue print Telematika. Blue print dan rencana kerja dari masing-masing bagian itu belum tentu saling berkesinambungan.

Parahnya lagi sebagian sudah mulai direalisasikan. Nilai dana yang tersedia pun cukup besar, ditambah lagi dengan berbagai bantuan luar negeri, berupa grant maupun pinjaman. Cara merealisasikannya dengan berbagai kajian, pelatihan dan sosialisasi, atau dibuat aplikasi-aplikasi yang saling terlepas, sehingga meski sudah banyak memakan biaya, tenaga dan waktu, hasilnya masih berupa kesimpulan, kertas kerja atau penerapan di satu daerah saja dan banyak yang kurang nyata manfaatnya.

Begitulah keadaan yang kami gundahkan.

Kami harapkan Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera mencanangkan “Blue Print Telematika Nasional” sehingga semua usaha yang sedang dan akan dilaksanakan semakin jelas tujuan akhirnya.

Sementara itu mass media yang juga bagian dari Telematika, dapat mencari dan memberitakan secara jelas dan lugas, mana yang patut kita tegur karena kurang berhasil. tapi juga menyebar luaskan berita-berita menggembirakan mengenai hasil kerja nyata dan berhasil memuaskan, dibidang Telematika di indonesia.

Salam, Hidayat Tjokrodjojo

KOPI YANG CEPAT DINGIN

Pada saat Rehat Kopi, dalam berbagai seminar dan acara pertemuan, di hotel berbintang di Indonesia, selalu tersedia Kopi Panas dan Teh Panas. Entah mengapa, mungkin karena terlalu banyak meniru kebiasaaan yang asing dan sudah kurang menghargai produk serta makanan dan minuman tradisional, yang disajikan pasti bukan “kopi tubruk”. Dan teh panas bukan dari daun teh yang asli, tapi dari teh instant dalam sachet. Seringkali tali dan merk sachet sekalian di”pamerkan” dan tergantung di bejana yang berisi teh panas.

Selain gula, disediakan susu atau cream dalam sachet. Bila disediakan susu, anehnya selalu saja disediakan susu yang dingin. Sehingga kopi yang panas langsung menjadi dingin. beberapa kali saya mencoba minta susu yang panas kepada para pelayan disana, tapi kurang berhasil mendapat responds yang memuaskan. Ini menyebabkan saya ingin tanya kepada para pembaca, apa keluhan saya yang salah ? Apa memang aturannya harus susu dingin ?

Bagi yang melayani di hotel-hotel berbintang, nampaknya semuanya sudah diatur oleh “Boss” mereka dan jarang ada diantara mereka yang akan berusaha menyediakan susu yang panas. 

Sungguh mengecewakan, bau harum dari kopi yang ngepul-2, tiba-2 “mati”. Semangat ”nyruput” (menghirup) kopi panas, musnahlah sudah. Jadi biasanya kalau disediakan creamer saya pakai creamer saja, meski rasanya pun kurang tepat, bukan serasa kopi susu yang biasa kita nikmati diwarung pojok atau warteg dipinggir jalan. Mungkin karena disana mereka mencampurkan “susu manis atau sweetened milk”.

Semoga ada Manager Hotel berbintang sempat membaca ini, supaya pada saat Coffee Break – Rehat Kopi di Indonesia tersuguhkan kopi susu panas yang wangi, enak dan ngepul-2 serta Teh “Nas-Gi-Tel” (panas legi kentel atau panas manis dan pekat).  Manager Hotel yang mau mengambil inisiatif menyediakannya, pasti akan mendapat apresiasi lebih dari para tamunya.

Sebagai penutup, Ibu saya tercinta yang sangat gemar minum teh dan kopi, kalau ada teh yang cair disebutnya seperti “uyuh cempe”……

salam, Hidayat Tjokrodjojo

 

APKOMINDO JAWA TIMUR

Saya cukup gembira hari ini … kenapa demikian ?

Ini disebabkan karena saya menerima fax dan SMS dari Pengurus APKOMINDO Jawa Timur, yang ditujukan kepada saya dan mengundang saya pada acara pelantikan Pengurus DPD / DPA yang Baru. Sedangkan saya bukan Pengurus DPP lagi, sekarang menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan atau dikenal dengan DPA di APKOMINDO PUSAT.

Saya diharapkan datang karena menurut Pak Chandra, masih diiingat dan diminta utk jangan lupa sama teman-2 di Surabaya. Ini sangat saya appreciate dan sungguh sangat menggembirakan, apalagi sebenarnya saya sangat ingin ke Surabaya, pertama untuk memenuhi undangan yang begitu simpatik, tapi alasan kedua juga karena baru2 ini diberitahu ada restaurant “Tiramisu”, yang meski namanya seperti restaurant Italia, tapi ternyata menjual makanan tradisional yang ueenak sekali. Selain itu “Soto Ambengan” yang asli di Surabaya, terasa jauh lebih enak dari cabang-2 yang berjualan di Jakarta.

Bagaimana pendapat anda dengan alasan saya yang kedua diatas ? Sayang saya minggu depan tidak dapat ke Surabaya.

Anyway, Terimakasih pada sahabat saya rekan-2 di APKOMINDO JATIM, selamat berjuang bagi pengurus yang baru, semoga usaha tetap lancar, tumbuh dan berkembang, serta Dirgahayu selalu APKOMINDO JATIM.

 

My Blog

Terimakasih kepada Sastro Gozali rekan di PT Realta Chakradarma yang telah membuatkan “Hidayat’s Corner” ini. Semoga saya bisa ungkapkan pikiran saya disini dan berguna bagi banyak orang yang membacanya.

Kalau anda membaca dan ingin menyampaikan new ideas dan lain-2 sesuai Category yang ada silahkan saja.

Terimakasih atas perhatiannya,

Salam, Hidayat Tjokrodjojo

advanced web statistics